USULAN PERBAIKAN NILAI OVERALL EQUIPMENT EFECTIVENESS (OEE) PADA MESIN INNOVA TEA EXTRACTOR (ITX) DI PT. PERKEBUNAN NUSANTARA I REGIONAL 2 MALABAR
DOI:
https://doi.org/10.53580/sistemik.v14i1.171Kata Kunci:
Mesin ITX, OEE, Produktivitas, Six Big Losses, Teh Hitam OrthodoxAbstrak
Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis efektivitas mesin ITX (Innova Tea Extractor) di PTPN Pabrik Malabar yang mengalami penurunan produktivitas akibat tingginya tingkat kerugian produksi. Permasalahan utama yang ditemukan adalah adanya ketidakstabilan produksi yang dipengaruhi oleh speed losses dan Quality defect. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa rata-rata downtime hanya menyumbang sekitar 2,97% dari total waktu produksi, dengan kontribusi penurunan produksi langsung akibat downtime sebesar 0,46%. Meskipun demikian, downtime tetap berdampak terhadap terhambatnya aliran produksi dan penumpukan bahan di ruang sortasi. Analisis Six Big Losses lebih lanjut menunjukkan bahwa kerugian terbesar berasal dari Quality defect losses sebesar 70,70% dan speed losses sebesar 29,03%, yang menjadi faktor dominan dalam menurunkan efektivitas mesin. Sebagai upaya perbaikan, penelitian ini menerapkan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) dengan mengukur tiga aspek utama, yaitu Availability, Performance, dan Quality. Usulan perbaikan yang diterapkan meliputi checklist kondisi komponen, pembersihan mesin berkala, penerapan prinsip 5S, serta briefing rutin operator. Solusi perbaikan ini diuji selama dua bulan melalui observasi langsung dan pencatatan teknisi. Hasil penerapan menunjukkan adanya peningkatan nilai OEE dari 53,98% menjadi 65,74%, atau naik sebesar 11,76%. Peningkatan tersebut membuktikan bahwa penerapan strategi berbasis OEE mampu memperbaiki kinerja mesin, menekan downtime, serta mendukung peningkatan keandalan dan produktivitas produksi teh hitam orthodox di PTPN Malabar.








