PENDEKATAN TEKNIK INDUSTRI DALAM BUDIDAYA TANAMAN ANTI OKSIDAN

Authors

  • Ai Nurhayati Universitas Teknologi Bandung

DOI:

https://doi.org/10.53580/sistemik.v14i1.208

Keywords:

Antioxidant plants, IoT, Lean agriculture, Precision agriculture, Supply chain management

Abstract

Tanaman yang mengandung senyawa antioksidan seperti rosela, pegagan, dan kemangi memiliki nilai ekonomis tinggi serta manfaat kesehatan yang luas, terutama di bidang pangan fungsional, farmasi, dan kosmetik. Namun, proses budidaya tanaman ini masih menghadapi tantangan terkait efisiensi dan keberlanjutan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pemanfaatan sains dan teknologi, khususnya dari perspektif teknik industri, dapat meningkatkan efisiensi dan mutu dalam sistem budidaya tanaman antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan teknologi seperti Internet of Things (IoT), manajemen rantai pasok, dan metode lean dalam sistem produksi pertanian tanaman antioksidan. Metode penelitian dilakukan melalui studi literatur dan analisis sistem produksi berbasis teknologi. Studi kasus digunakan untuk menelaah implementasi sensor IoT dalam pemantauan lingkungan budidaya, penerapan prinsip lean agriculture, serta penerapan sistem manajemen mutu dan simulasi proses budidaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi sensor suhu, kelembapan tanah, dan intensitas cahaya dengan sistem irigasi otomatis dapat menghemat air dan menjaga kualitas tanaman. Penerapan lean agriculture melalui eliminasi pemborosan dan visual management mampu meningkatkan efisiensi operasional. Selain itu, penggunaan sistem manajemen mutu dan traceability, seperti QR code dan ERP, mendukung jaminan mutu produk serta transparansi rantai pasok. Simulasi menggunakan perangkat lunak industri seperti FlexSim membantu mengidentifikasi bottleneck dan mengoptimalkan tata letak lahan. Kesimpulannya, pendekatan teknik industri dalam budidaya tanaman antioksidan secara signifikan dapat meningkatkan efisiensi, mutu, dan keberlanjutan produksi. Integrasi sains dan teknologi menjadi kunci dalam menciptakan sistem pertanian yang modern dan kompetitif. Kolaborasi lintas disiplin antara teknik industri, pertanian, dan teknologi informasi sangat diperlukan untuk penerapan sistem ini secara efektif di lapangan.

Published

2026-06-23

Issue

Section

SISTEMIK : Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik

Categories